Hubungan Body image Dan Imaginary audience Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja SMK Telkom Lampung

Authors

  • Diah Sabrina Sonya Pambudi Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia
  • Octa Reni Setiawati Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia
  • Prida Harkina Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia
  • Dessy Hermawan Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46781/af6yxw50

Keywords:

Body image, Imaginary Audience, Self-Confidence, Teenagers

Abstract

Abstract

Adolescence is characterized by physical and social changes that impact self-confidence, influenced by body image and the imaginary audience. This study aims to determine the relationship between these two variables and the self-confidence of adolescents attending Telkom Vocational High School in Lampung. Using a quantitative method with a correlational design, this study involved 223 students (57.8% female, mostly aged 16) selected through accidental sampling. Data were collected using a valid and reliable Likert scale (self-confidence, body image, imaginary audience) and analyzed using multiple linear regression using SPSS 26. The results showed an R² of 0.796, meaning that body image (32.83%) and the imaginary audience (46.68%) explained 79.6% of the variation in self-confidence. The majority of respondents had low self-confidence (65%), moderate-high body image (93.3%), and low imaginary audience (70.9%). The imaginary audience had a dominant influence. In conclusion, body image and the imaginary audience were significantly related to self-confidence, highlighting the need for interventions such as counseling to increase self-acceptance and social awareness to support the development of self-confidence in vocational high school adolescents.

Keywords: Body image, Imaginary Audience, Self-Confidence, Teenagers

 

Abstrak

Masa remaja ditandai perubahan fisik dan sosial yang memengaruhi kepercayaan diri, dipengaruhi oleh body image dan imaginary audience. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kedua variabel tersebut terhadap kepercayaan diri remaja SMK Telkom Lampung. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 223 siswa (57,8% perempuan, mayoritas usia 16 tahun) yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert (kepercayaan diri, body image, imaginary audience) yang valid dan reliabel, dianalisis dengan regresi linear berganda via SPSS 26. Hasil menunjukkan R² = 0,796, artinya body image (32,83%) dan imaginary audience (46,68%) menjelaskan 79,6% variasi kepercayaan diri. Mayoritas responden memiliki kepercayaan diri rendah (65%), body image sedang-tinggi (93,3%), dan imaginary audience rendah (70,9%). Imaginary audience berpengaruh dominan. Simpulan, body image dan imaginary audience berhubungan signifikan dengan kepercayaan diri, menegaskan perlunya intervensi seperti konseling untuk meningkatkan penerimaan diri dan kesadaran sosial guna mendukung perkembangan kepercayaan diri remaja SMK.

 

Kata kunci: Body image, Imaginary Audience, Kepercayaan Diri, Remaja

References

DAFTAR PUSTAKA

Adiasih, P. (2020). Kepercayaan diri siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(2), 45-56.

Amri, S. (2018). Hubungan kepercayaan diri dengan interaksi sosial pada remaja. Jurnal Psikologi Klinis, 3(1), 23-30.

Cash, T. F. (2012). Encyclopedia of Body image and Human Appearance. Elsevier.

Conger, J. J., & Peterson, A. C. (2021). Adolescence and Youth: Psychological Development in a Changing World (7th ed.). Harper & Row.

Denich, A. (2015). Perkembangan fisik dan psikologis remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan, 2(1), 15-22.

Diananda, A. (2019). Perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 7(2), 89-97.

Dianata, R., & Pratama, A. (2021). Pengaruh media sosial terhadap body image remaja. Jurnal Komunikasi dan Media, 4(3), 112-120.

Elkind, D. (1984). All Grown Up and No Place to Go: Teenagers in Crisis. Addison-Wesley.

Farida, N. (2016). Tingkat kepercayaan diri remaja di sekolah menengah. Jurnal Konseling Pendidikan, 4(2), 33-40.

Handayani, T. (2018). Imaginary audience dan kepercayaan diri pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 6(1), 56-65.

Hurlock, E. B. (2002). Developmental Psychology: A Life-Span Approach (5th ed.). McGraw-Hill.

Ifdil, I., Unzilla, R., & Ilyas, A. (2017). Hubungan body image dengan kepercayaan diri pada remaja putri SMK. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 3(2), 78-85.

Ifdil, I. (2024). Pengaruh sosial budaya terhadap body image remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 34-42.

Kusumaningtyas, D. (2012). Ketidakpercayaan diri dan dampaknya pada interaksi sosial remaja. Jurnal Psikologi Klinis, 2(1), 12-19.

Lapsley, D. K. (1988). The imaginary audience and personal fable in adolescence. Developmental Review, 8(4), 356-375.

Mayna, R., & Ria, F. (2021). Tantangan kepercayaan diri siswa SMK di Indonesia. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(3), 101-110.

Mubarokah, S. (2023). Dampak ketidaksesuaian body image terhadap kepercayaan diri remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 10(1), 45-53.

Pepin, G., & Endresz, N. (2015). The influence of media on body image and self-esteem in adolescents. Journal of Youth Studies, 18(7), 896-913.

Pertiwi, A., & Ansyah, E. (2022). Hubungan body image dengan kepercayaan diri pada remaja putri SMK PGRI 2 Sidoarjo. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(1), 23-31.

Rombe, M. (2013). Hubungan body image dengan kepercayaan diri pada remaja putri di SMA Negeri 5 Samarinda. Jurnal Psikologi, 5(2), 67-74.

Santrock, J. W. (2007). Adolescence (11th ed.). McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2011). Life-Span Development (13th ed.). McGraw-Hill.

Santi, P. D., & Soetjiningsih, C. H. (2021). Persepsi tubuh ideal pada remaja: Dampak terhadap kepercayaan diri. Jurnal Psikologi Sosial, 9(2), 88-96.

Santya, I. (2020). Interaksi body image dan imaginary audience terhadap kepercayaan diri remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 8(1), 55-63.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Hubungan Body image Dan Imaginary audience Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja SMK Telkom Lampung. (2026). Nathiqiyyah, 9(1), 19-29. https://doi.org/10.46781/af6yxw50

Most read articles by the same author(s)