Literasi Kesehatan Mental Dan Kesejahteraan Psikologis: Studi Pada Emerging Adulthood

  • Adhi Anggra Kusuma Putra Berbagi Cerita Indonesia
  • Bagas Rahmatullah Berbagi Cerita Indonesia
  • Dessy Pratiwi Indonesia Health Development Center
  • Prihatini Dini Novitasari
Keywords: Literasi Kesehatan Mental, Kesejahteraan Psikologis, Remaja Menuju Dewasa

Abstract

Kesehatan mental pada masa remaja merupakan periode krusial untuk membentuk kebiasaan sosial dan emosional yang esensial bagi kesehatan mental jangka panjang. Literasi kesehatan mental sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial remaja untuk memperkuat kesejahteraan psikologis dalam mengelola emosi positif dan mencapai kepuasan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis pada masa emerging adulthood. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 184 remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Literasi kesehatan mental diukur menggunakan skala MHL yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi MHL dari Jung, Sternberg, dan Davis (2016), sementara kesejahteraan psikologis diukur menggunakan skala PMH yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi PMH dari Sequeira dkk. (2024). Analisis data dilakukan menggunakan teknik uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya tidak ada hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian pada cakupan yang lebih luas dan menambah jumlah sampel penelitian agar jawaban responden lebih bervariasi.

References

Arnett, J. J. (2022). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.
Basrowi, R. W., Wiguna, T., Samah, K., Moeloek, N. D. F., Soetrisno, M., Purwanto, S. A., ... & Pelangi, B. (2024). Exploring Mental Health Issues and Priorities in Indonesia Through Qualitative Expert Consensus. Clinical Practice and Epidemiology in Mental Health: CP & EMH, 20, e17450179331951.
Barrett, D.E. (1996). The Three Stages of Adolescence. The High School Junior, 79(4), 333–339.
Brailovskaia, J., & Margraf, J. (2022). Positive mental health and mindfulness as protective factors against addictive social media use during the COVID-19 outbreak. PLoS ONE, 17(11), e0277631. Diunduh dari https://doi.org/10.1371/journal.pone.0277631 tanggal 23 Juni 2025
Carvalho, M. M. D., Dias, M. D. L. V., & Carvalho, S. A. (2024). Adolescents’ Mental Health Literacy: Positive Mental Health Litracy Questionnaire, Gender and Mental Health. The Positive Mental Health Literacy questionnaire for adolescents, 31(3), 327-343. doi:10.4473/TPM31.3.5 tanggal 16 Juni 2025.
Chaves, C.; Sequeira, C.; Duarte, J.; Gonçalves, A. Literacia Em Saúde Mental Na Comunidade. In Enfermagem em Saúde Mental—Diagnósticos e Intervenções; Sequeira, C., Sampaio, F., Eds.; Lidel—Edições Técnicas: Lisboa, Portugal, 2020; pp. 57–60.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Gatra, S. (2024b, July 28). Darurat Kesehatan Mental Anak Muda Halaman all - Kompas.com. Diunduh dari KOMPAS.com. https://nasional.kompas.com/read/2024/07/29/06000071/darurat-kesehatan-mental-anak-muda?page=all 18 Juni 2025
Jorm, A. F., Korten, A. E., Jacomb, P. A., Christensen, H., Rodgers, B., & Pollitt, P. (1997). “Mental health literacy”: a survey of the public’s ability to recognise mental disorders and their beliefs about the effectiveness of treatment. The Medical Journal of Australia, 166(4), 182–186. Diunduh dari https://doi.org/10.5694/j.1326-5377.1997.tb140071.x 5 Mei 2025
Jung, H., Von Sternberg, K., & Davis, K. (2016). Expanding a measure of mental health literacy: Development and validation of a multicomponent mental health literacy measure. Psychiatry Research, 243, 278–286. Diunduh dari https://doi.org/10.1016/j.psychres.2016.06.034 17 Juni 2025
Kutcher, S., Wei, Y., Costa, S., Gusmão, R., Skokauskas, N., & Sourander, A. (2016). Enhancing mental health literacy in young people. European Child & Adolescent Psychiatry, 25(6), 567–569. Diunduh dari https://doi.org/10.1007/s00787-016-0867-9 20 Juni 2025
Lluch-Canut, T.; Sequeira, C. Saúde Mental Positiva. In Enfermagem em Saúde Mental—Diagnósticos e Intervenções; Sequeira, C., Sampaio, F., Eds.; Lidel—Edições Técnicas: Lisboa, Portugal, 2020; pp. 61–63.
Nobre, J., Calha, A., Luis, H., Oliveira, A. P., Monteiro, F., Ferré-Grau, C., & Sequeira, C. (2022). Mental Health Literacy and Positive Mental Health in Adolescents: A Correlational study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(13), 8165. Diunduh dari https://doi.org/10.3390/ijerph19138165 tanggal 10 Juni 2025
Patalay, P., & Gage, S. H. (2019). Changes in millennial adolescent mental health and health-related behaviours over 10 years: a population cohort comparison study. International Journal of Epidemiology, 48(5), 1650–1664. Diunduh dari https://doi.org/10.1093/ije/dyz006 tanggal 13 Juni 2025
S, R. H. R., Fahmawati, Z. N., & Affandi, G. R. (2024). Mental health literacy reduces mental disorder stigma in society. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3). Diunduh dari https://doi.org/10.21070/ijccd.v16i1.1135 tanggal 25 Juni 2025
Roldán‐Merino, J., Lluch‐Canut, M. T., Casas, I., Sanromà‐Ortíz, M., Ferré‐Grau, C., Sequeira, C., Falcó‐Pegueroles, A., Soares, D., & Puig‐Llobet, M. (2017). Reliability and validity of the Positive Mental Health Questionnaire in a sample of Spanish university students. Journal of Psychiatric and Mental Health Nursing, 24(2–3), 123–133. Diunduh dari https://doi.org/10.1111/jpm.12358 tanggal 5 Juni 2025
Savitri, W. C., & Listiyandini, R. A. (2017). Mindfulness dan Kesejahteraan Psikologis pada Remaja. Psikohumaniora Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 43. Diunduh dari https://doi.org/10.21580/pjpp.v2i1.1323 tanggal 25 Juni 2025
Sequeira, C., Carvalho, J. C., Roldan-Merino, J., Moreno-Poyato, A. R., Teixeira, S., David, B., Costa, P. S., Puig-Llobet, M., & Lluch-Canut, M. T. (2024). Psychometric properties of the positive mental health questionnaire: short form (PMHQ-SF18) in young adults. Frontiers in Public Health, 12. Diunduh dari https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1375378 tanggal 28 Juni 2025
Teismann, T., Brailovskaia, J., & Margraf, J. (2019). Positive mental health, positive affect and suicide ideation. International Journal of Clinical and Health Psychology, 19(2), 165–169. Diunduh dari https://doi.org/10.1016/j.ijchp.2019.02.003 tanggal 27 Juni 2025
Teixeira S, Sequeira C, Lluch T. (2020). Programa de promoção de Saúde Mental Positiva para adultos (Mentis Plus+): manual de apoio. Porto: A Sociedade Portuguesa de Enfermagem de Saúde Mental.
Truskauskaite-Kuneviciene, I., Kazlauskas, E., Ostreikaite-Jurevice, R., Brailovskaia, J., & Margraf, J. (2020). Positive mental health and adjustment following life-stressors among young adults. Current Psychology, 41(4), 1951–1956. Diunduh dari https://doi.org/10.1007/s12144-020-00714-3 tanggal 3 Juni 2025
Van Droogenbroeck, F., Spruyt, B., & Keppens, G. (2018). Gender differences in mental health problems among adolescents and the role of social support: results from the Belgian health interview surveys 2008 and 2013. BMC Psychiatry, 18(1). Diunduh dari https://doi.org/10.1186/s12888-018-1591-4 tanggal 20 Juni 2025
World Health Organization: WHO. (2024, November 14). Adolescent health. Diunduh dari https://www.who.int/health-topics/adolescent-health/#tab=tab_1 tanggal 28 Juni 2025
Published
2025-12-10
How to Cite
Adhi Anggra Kusuma Putra, Bagas Rahmatullah, Dessy Pratiwi, & Prihatini Dini Novitasari. (2025). Literasi Kesehatan Mental Dan Kesejahteraan Psikologis: Studi Pada Emerging Adulthood. Nathiqiyyah, 8(2), 249 - 259. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v8i2.1813