Transformasi Pembelajaran Inkuiri Berbasis Canva untuk Meningkatkan Pemahaman dan Berpikir Kritis Peserta Didik

Authors

  • Dian Purnomo Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia
  • Al Afif Hazmar Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia
  • Dessy Syofiyanti Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia
  • Rizqa Hazmar Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia
  • Nur Soleh Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Keywords:

ARTICLE HISTORY Received: 04-02-2026 Accepted: 09-04-2026 KEYWORDS Media digital Canva, pembelajaran berbasis inkuiri, pemahaman konsep, berpikir kritis, Besaran dan Satuan

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Salah satu media yang potensial adalah Canva, yang mampu menyajikan konten visual secara menarik dan interaktif. Namun, penggunaan media ini masih jarang dikaitkan dengan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri, khususnya pembelajaran Fisika tingkat Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas media digital Canva dalam model pembelajaran berbasis inkuiri untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII pada materi Besaran dan Satuan. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen, yang memungkinkan pengamatan dampak perlakuan tanpa pengacakan subjek secara acak. Subjek penelitian siswa kelas VII MTs Indragiri Hulu yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar penilaian produk (oleh guru dan siswa), tes pemahaman konsep dan berpikir kritis (pretest dan posttest), lembar observasi, dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan perlakuan berupa pembelajaran berbasis inkuiri menggunakan media Canva, kemudian membandingkan hasil pretest dan posttest untuk mengukur efektivitasnya. Hasil pretest menunjukkan rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 41,11, meningkat menjadi 67,78 pada posttest. Sementara itu, rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 36,52 pada pretest menjadi 63,89 pada posttest. Selisih rata-rata yang signifikan, yaitu 26,67 poin untuk pemahaman konsep dan 27,37 poin untuk kemampuan berpikir kritis, menunjukkan adanya peningkatan yang berarti, terutama pada aspek mengidentifikasi masalah dan menarik kesimpulan. Dengan demikian, media digital Canva dalam model pembelajaran berbasis inkuiri terbukti efektif meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman materi, dan penguatan berpikir kritis. Oleh karena itu, media ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pengembangan pembelajaran sains tingkat sekolah menengah pertama.

Author Biographies

Dian Purnomo, Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Pendidikan Agama Islam

Al Afif Hazmar, Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Pendidikan Agama Islam

Dessy Syofiyanti, Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Rizqa Hazmar, Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Nur Soleh, Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatun Najah, Rengat, Riau, Indonesia

Pendidikan Agama Islam

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Purnomo, D., Hazmar, A. A., Syofiyanti, D., Hazmar, R., & Soleh, N. (2026). Transformasi Pembelajaran Inkuiri Berbasis Canva untuk Meningkatkan Pemahaman dan Berpikir Kritis Peserta Didik. Prosiding Keislaman Dan Sains, 2(1), 88–100. Retrieved from https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/pdp/article/view/2208