RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TERHADAP WACANAISLAMISASI ILMU DI ERA DIGITAL DAN DISRUPSI TEKNOLOGI

Authors

  • Juliana Sari Caniago Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan image/svg+xml
  • Safrina Harahap UIN Syahada Padangsidimpuan
  • Julita UIN Syahada Padangsidimpuan
  • Fauziah Nasution UIN Syahada Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.46781/ncxm8w04

Keywords:

Islamisasi Ilmu, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Hermeneutika

Abstract

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Fazlur Rahman terhadap
wacana Islamisasi ilmu di era digital, dengan menyoroti tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh
perkembangan teknologi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini
menemukan bahwa metode hermeneutika Rahman dapat menjadi fondasi penting untuk merumuskan
Islamisasi ilmu yang adaptif, tidak dogmatis, dan responsif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks
disrupsi teknologi, gagasan Rahman tentang reinterpretasi ajaran Islam secara historis dan normatif
dapat memperkuat proses integrasi ilmu agama dan ilmu modern, khususnya dalam bidang sains, etika
digital, dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, pemikiran Fazlur Rahman tetap relevan sebagai
basis konseptual Islamisasi ilmu menuju pengembangan pengetahuan yang rasional, inklusif, dan
kemaslahatan manusia kontemporer.
Kata Kunci: Islamisasi Ilmu, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Hermeneutika.


Abstract
This study aims to analyze the relevance of Fazlur Rahman's thoughts to the discourse on the
Islamization of knowledge in the digital era, highlighting the challenges and opportunities posed by
technological developments. Through a qualitative approach based on literature study, this study finds
that Rahman's hermeneutical method can be an important foundation for formulating an Islamization
of knowledge that is adaptive, non-dogmatic, and responsive to changing times. In the context of
technological disruption, Rahman's ideas on the historical and normative reinterpretation of Islamic
teachings can strengthen the process of integrating religious and modern knowledge, particularly in the
fields of science, digital ethics, and artificial intelligence. Thus, Fazlur Rahman's thoughts remain
relevant as a conceptual basis for the Islamization of knowledge towards the development of rational,
inclusive knowledge and the benefit of contemporary humanity.
Keywords: Islamization of Knowledge, Digital Era, Technological Disruption, Hermeneutics.

References

Burhanuddin, J. (2019). Pemikiran Islam Kontemporer. Pustaka Pelajar.

Daud, M. (2019). Islamisasi Ilmu: Epistemologi dan Praktiknya dalam Konteks Indonesia. Raja Grafindo.

Fauzan, R. (2021). Etika Digital dalam Perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 55–70.

Fuadi, M. (2018). Literasi Informasi dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 6(2), 55–69.

Harahap, R. (2020). Epistemologi Islam dan Tantangan Modernitas. Prenadamedia Group.

Harun, A. (2019). Metode Tafsir Fazlur Rahman dalam Pembacaan Kontekstual Al-Qur’an. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 14(2), 112–126.

Hidayat, S. (2018). Rekonstruksi Epistemologi Islam pada Era Digital. Jurnal Pemikiran Islam, 12(2), 145–160.

Mahfud, H. (2021). Epistemologi Islam di Era Informasi Digital. Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Sosial, 12(1), 33–48.

Haris, M., Indah, T., Lilawati, E., Mas’od, M. M., & Yudistira, F. (2025). Empowering Unprosperous Communities Through A Creative Economy Based On Household Waste Processing.

Maulana Anshori, A., Haris, M., & Indra Laksana, B. (2025). Digitalisasi Sebagai Upaya Pemberdayaan Usaba Mikro Kecil Berbasis Potensi Lokal.

Mulyani, A. (2022). Etika Digital dalam Perspektif Islam Kontemporer. Jurnal Etika Dan Peradaban, 4(1), 71–84.

Nata, A. (2020). Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0. Kencana.

Natsir, S. (2020). Media Sosial dan Pembentukan Kesadaran Keagamaan. Jurnal Komunikasi Islam Modern, 8(1), 101–118.

Nurlaili, S. (2021). Integrasi Ilmu Agama dan Sains dalam Perspektif Pemikiran Islam Modern. Jurnal Ilmu Sosial Dan Keagamaan, 9(1), 45–57.

Rahman, F. (2017). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Mizan.

Rahmawati, L. (2022). Etika Islam sebagai Fondasi Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 6(1), 23–38.

Samsudin, M. (2021). Integrasi Ilmu dan Agama di Era Teknologi. UMM Press.

Suryana, D. (2018). Pendekatan Historis dalam Studi Islam Kontemporer. Jurnal Ushuluddin Nusantara, 10(2), 77–90.

Sutrisno, H. (2020). Islamisasi Ilmu dan Tantangan Modernitas di Indonesia. Jurnal Pemikiran Islam Dan Kebudayaan, 7(1), 15–30.

Sutrisno, R. (2019). Rekonstruksi Pemikiran Islam di Era Modern. Jurnal Kajian Keislaman Indonesia, 11(3), 201–214.

Syamsuddin, M. (2017). Metode Hermeneutika Fazlur Rahman. Rajawali Pers.

Wirawan, A. (2020). Teknologi Modern dan Tantangan Etika Islam. Jurnal Sains, Teknologi, Dan Syariah, 5(2), 121–137.

Zahro, K. (2019). Islamisasi Ilmu dalam Wacana Pemikiran Islam Modern. Jurnal Filsafat Keislaman Nusantara, 3(1), 22–38.

Zulkarnaen, R. (2021). Paradigma Keilmuan Islam di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Studi Islam Progresif, 10(2), 59–74.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TERHADAP WACANAISLAMISASI ILMU DI ERA DIGITAL DAN DISRUPSI TEKNOLOGI. (2026). Dakwatul Islam, 10(2), 127-141. https://doi.org/10.46781/ncxm8w04

Most read articles by the same author(s)