RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TERHADAP WACANA ISLAMISASI ILMU DI ERA DIGITAL DAN DISRUPSI TEKNOLOGI

Authors

  • Juliana Sari Caniago Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Safrina Harahap UIN Syahada Padangsidimpuan
  • Julita UIN Syahada Padangsidimpuan
  • Fauziah Nasution UIN Syahada Padangsidimpuan

Keywords:

Islamisasi Ilmu, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Hermeneutika

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Fazlur Rahman terhadap wacana Islamisasi ilmu di era digital, dengan menyoroti tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa metode hermeneutika Rahman dapat menjadi fondasi penting untuk merumuskan Islamisasi ilmu yang adaptif, tidak dogmatis, dan responsif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks disrupsi teknologi, gagasan Rahman tentang reinterpretasi ajaran Islam secara historis dan normatif dapat memperkuat proses integrasi ilmu agama dan ilmu modern, khususnya dalam bidang sains, etika digital, dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, pemikiran Fazlur Rahman tetap relevan sebagai basis konseptual Islamisasi ilmu menuju pengembangan pengetahuan yang rasional, inklusif, dan kemaslahatan manusia kontemporer.

Kata Kunci: Islamisasi Ilmu, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Hermeneutika.

Abstract

This study aims to analyze the relevance of Fazlur Rahman's thoughts to the discourse on the Islamization of knowledge in the digital era, highlighting the challenges and opportunities posed by technological developments. Through a qualitative approach based on literature study, this study finds that Rahman's hermeneutical method can be an important foundation for formulating an Islamization of knowledge that is adaptive, non-dogmatic, and responsive to changing times. In the context of technological disruption, Rahman's ideas on the historical and normative reinterpretation of Islamic teachings can strengthen the process of integrating religious and modern knowledge, particularly in the fields of science, digital ethics, and artificial intelligence. Thus, Fazlur Rahman's thoughts remain relevant as a conceptual basis for the Islamization of knowledge towards the development of rational, inclusive knowledge and the benefit of contemporary humanity.

Keywords: Islamization of Knowledge, Digital Era, Technological Disruption, Hermeneutics

References

Burhanuddin, J. (2019). Pemikiran Islam Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Daud, M. (2019). Islamisasi Ilmu: Epistemologi dan Praktiknya dalam Konteks Indonesia. Jakarta: Rajagrafindo.
Fauzan, R. (2021). “Etika Digital dalam Perspektif Islam.” Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 55–70.
Fuadi, M. (2018). Literasi Informasi dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 6(2), 55–69.
Harahap, R. (2020). Epistemologi Islam dan Tantangan Modernitas. Jakarta: Prenadamedia Group.
Harun, A. (2019). Metode Tafsir Fazlur Rahman dalam Pembacaan Kontekstual Al-Qur’an. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 14(2), 112–126.
Hidayat, S. (2018). “Rekonstruksi Epistemologi Islam pada Era Digital.” Jurnal Pemikiran Islam, 12(2), 145–160.
Mahfud, H. (2021). Epistemologi Islam di Era Informasi Digital. Jurnal Pemikiran Keislaman dan Sosial, 12(1), 33–48.
Mulyani, A. (2022). Etika Digital dalam Perspektif Islam Kontemporer. Jurnal Etika dan Peradaban, 4(1), 71–84.
Nata, A. (2020). Pendidikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0. Jakarta: Kencana.
Natsir, S. (2020). Media Sosial dan Pembentukan Kesadaran Keagamaan. Jurnal Komunikasi Islam Modern, 8(1), 101–118.
Nurlaili, S. (2021). Integrasi Ilmu Agama dan Sains dalam Perspektif Pemikiran Islam Modern. Jurnal Ilmu Sosial dan Keagamaan, 9(1), 45–57.
Rahman, F. (2017). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Bandung: Mizan.
Rahmawati, L. (2022). Etika Islam sebagai Fondasi Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 6(1), 23–38.
Samsudin, M. (2021). Integrasi Ilmu dan Agama di Era Teknologi. Malang: UMM Press.
Suryana, D. (2018). Pendekatan Historis dalam Studi Islam Kontemporer. Jurnal Ushuluddin Nusantara, 10(2), 77–90.
Sutrisno, H. (2020). Islamisasi Ilmu dan Tantangan Modernitas di Indonesia. Jurnal Pemikiran Islam dan Kebudayaan, 7(1), 15–30.
Sutrisno, R. (2019). Rekonstruksi Pemikiran Islam di Era Modern. Jurnal Kajian Keislaman Indonesia, 11(3), 201–214.
Syamsuddin, M. (2017). Metode Hermeneutika Fazlur Rahman. Jakarta: Rajawali Pers.
Wirawan, A. (2020). Teknologi Modern dan Tantangan Etika Islam. Jurnal Sains, Teknologi, dan Syariah, 5(2), 121–137.
Zahro, K. (2019). Islamisasi Ilmu dalam Wacana Pemikiran Islam Modern. Jurnal Filsafat Keislaman Nusantara, 3(1), 22–38.
Zulkarnaen, R. (2021). Paradigma Keilmuan Islam di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Studi Islam Progresif, 10(2), 59–74.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Juliana Sari Caniago, Safrina Harahap, Julita, & Fauziah Nasution. (2026). RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TERHADAP WACANA ISLAMISASI ILMU DI ERA DIGITAL DAN DISRUPSI TEKNOLOGI. Dakwatul Islam, 10(2), 127–141. Retrieved from https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1885

Most read articles by the same author(s)