Strategi Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Pendidikan Karakter di Era Digital

  • Juni Erpida Nasution Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru
Keywords: Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Karakter, Teknologi, Era Digital, Kompetensi Guru

Abstract

Era digital telah mengubah paradigma pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembelajaran PAI tidak hanya harus mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga harus menginternalisasi nilai-nilai karakter yang relevan di era digital. Artikel ini mengkaji strategi pengembangan pembelajaran PAI berbasis pendidikan karakter dengan memanfaatkan teknologi digital, meliputi integrasi teknologi dalam pembelajaran, penguatan pendidikan karakter berbasis nilai, serta pengembangan kompetensi guru di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI, namun perlu diimbangi dengan pengembangan kompetensi digital guru dan pembentukan karakter siswa yang tangguh dalam menghadapi tantangan era digital.

References

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Suryani, I. (2020). Pengaruh Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 135-148.

Lickona, T. (1992). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Hidayat, A. (2020). Kolaborasi Daring untuk Pembelajaran Karakter dalam PAI. Jurnal Studi Islam, 12(1), 78-89.

Putra, A., & Handayani, N. (2021). Peningkatan Kompetensi Guru PAI di Era Digital. Jurnal Pendidikan Islam, 6(3), 101-113.

Widyastono, H. (2021). Pemanfaatan Teknologi untuk Pembelajaran di Era Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 10-22.

UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report

mri, S., & Ahmadi, I. (2014). Pengembangan & Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Prestasi Pustaka.

Hamid, A. (2017). Inovasi Pendidikan Islam di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 75-89.

Al-Qurtuby, S. (2019). Islamic Education and the Challenges of the Digital Age. Journal of Islamic Studies, 8(2), 45-56.

Muhaimin. (2016). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Hasanah, N. (2020). Penggunaan Teknologi untuk Pendidikan Karakter di Sekolah: Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 67-79.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. San Francisco: Jossey-Bass.

Rahman, M. (2021). Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Pendidikan Islam: Pendekatan Teoretis dan Empiris. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 12(3), 91-105.

Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1-6.

Noor, F., & Ismail, M. (2019). Kompetensi Guru di Era Revolusi Industri 4.0: Tantangan dan Peluang. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 7(2), 102-118.

Published
2025-09-06
How to Cite
Nasution, J. E. (2025). Strategi Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Pendidikan Karakter di Era Digital. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 3(1), 59-65. https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v3i1.1787