Rancangan Program Pengembangan Pendidikan Individual untuk Siswa Lambat Belajar (Slow Learner)

  • Anggi Anggraeni Prodi Psikologi, Universitas Muhammadiyah Bandung
Keywords: Pendidikan Individual, Siswa Lambat Belajar, Slow Learner

Abstract

Lambat belajar atau slow learner adalah kondisi dimana siswa mempunyai potensi intelektual sedikit dibawah rata-rata anak seusianya. Dengan kemampuan yang berada dibawah, membuat kemampuan belajar siswa slow learner lebih lambat bila dibandingkan dengan anak seusianya. Kondisi seperti ini membuat siswa lambat belajar (slow learner) memerlukan layanan pendidikan khusus sesuai dengan kebutuhan belajarnya agar potensi yang dimiliki dapat berkembang dengan optimal, sehingga mereka dapat mencapai hasil belajar sesuai dengan capaian kelompok usianya. Penelitian ini membahas mengenai rancangan program pendidikan individual untuk siswa lambat belajar (slow learner) yang dikembangkan dari teori Reddy, diantaranya pemberian motivasi, pemberian perhatian secara individual, mengembangkan kepercayaan diri pada siswa, mengembangkan kebiasaan menyelesaikan tugas dengan baik, serta pengulangan pelajaran. Bila lima hal ini dilakukan oleh guru dan orangtua secara konsisten, maka akan sangat efektif dalam menunjang keberhasilan belajar pada siswa lambat belajar (slow learner). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (literature review) menggunakan buku, jurnal, dan review artikel dari beberapa sumber database seperti Proquest, Google Scholar, dan Pubmed dari tahun 2006-2021.

References

Alloway, T.P. (2010). Working Memory and Executive Function Profiles of Individuals with Borderline Intellectual Functioning. Journal of Intellectual Disability Research, 54(5), 448-456.

Anggraeni, A. (2021). Gambaran Kognitif pada Siswa yang Mengalami Lambat Belajar (Slow Learner). Jurnal Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung Vol 3, No.1, April 2021, Hal 1-8.

Chauhan, Sangeeta. (2011). Slow Learners: Their Psychology and Educational Programmes. International Journal of Multidisciplinary Research Vol.1 Issue 8, December 2011, 279-289.

Hasan, Azizzneanna., Mahmud, Muri. (2018). Learning Motivation for Slow Learners with Tablet Technology. International Journal for Studies on Children, Women, Elderly And Disabled, Vol. 5, (Oct.). 201-210.

Harris, Dave. (2020). Literature Review and Research Design: A Guide to Effective Research Practice. Routledge Taylor & Francis Group. London and New York.

Kartika, Aniva. (2020). Pengaruh Program Pendidikan Individual (PPI) Komprehensif Terhadap Hasil Belajar Siswa Borderline Intellectual Functioning (BIF) dengan Keterampilan Mengajar Inklusi sebagai Mediator. [Disertasi tidak dipublikasikan]. Universitas Airlangga.

Krishnakumar, P, dkk. (2006). Effectiveness of Individualized Education Program for Slow Learners. Indian Journal of Pediatry, 73 (2) 135-137.

Reddy, G. L., Ramar,R., & Kusuma, A. (2006). Slow Learners: Their Psychology and Instruction. New Delhi, India: Discovery Publishing House.

Shaw, Steven R. (2010). Rescuing Students from the Slow Learner Trap. National Association of Secondary School Principals. 12-16.

Vasudevan, A. (2017). Slow learners – Causes, problems and educational programmes. International Journal of Applied Research 2017; 3(12): 308-313.

Published
2022-12-30
How to Cite
Anggraeni, A. (2022). Rancangan Program Pengembangan Pendidikan Individual untuk Siswa Lambat Belajar (Slow Learner). Nathiqiyyah, 5(2), 48 - 55. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v5i2.423