OPTIMALISASI INFAQ DAN SHADAQAH UNTUK PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN ANAK YATIM

  • Hervrizal Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru
Keywords: Pendayagunaan Infaq dan Shadaqah, Pemberdayaan Anak Yatim, Pendidikan

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi infaq dan shadaqah untuk pemberdayaan pendidikan anak yatim pada “Sahabat Yatim Indonesia”Cabang Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif besifat deskriptif analitis. Hasil penelitian adalah terdapat berbagai upaya yang dilakukan dalam rangka menghimpun infaq dan shadaqah seperti pencarian donator tetap, menjalin kemitraan dengan beberapa pihak, manejemen pengelolaan terstruktur. Sedangkan pendistribusian infaq shadaqah untuk layanan pendidikan dilakukan dengan penyediaan kebutuhan dasar baik itu sandang, pangan, dan papan, biaya sekolah termasuk uang sekolah, buku, seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya yang diperlukan oleh anak-anak yatim dalam pendidikan. Faktor pendukung  adalah adanya donatur tetap, menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, dan pelaporan yang transparan. Faktor penghambat banyaknya LAZ di Indonesia dan adanya skeptisisme dari masyarakat.

 

Kata kunci:  Infaq, Shadaqah, Pendidikan Anak Yatim

 

Abstract

This study aims to determine how to optimize Infaq and Shadaqah for the empowerment of orphan education at "Sahabat Yatim Indonesia" Pekanbaru Branch. The method used is a qualitative research method with a descriptive analytical nature. The results of the study are that there are various efforts made in order to collect infaq and shadaqah such as finding permanent donors, establishing partnerships with several parties, and structured management. Meanwhile, the distribution of infaq and shadaqah for educational services is carried out by providing basic needs such as clothing, food, and shelter, school fees including school fees, books, uniforms, and other school supplies needed by orphans in education. Supporting factors are the existence of regular donors, establishing partnerships with various parties, and transparent reporting. Inhibiting factors are  number of LAZ in Indonesia and skeptic respons of community.

 

Keywords: Infaq, Shadaqah, Orphan Education

References

Ben Akrom Kasyaf S. (2016). Dahsyatnya Menyantuni Anak Yatim. Al-Maghfiroh.

Harahap, E. Y. S., & Aisyah, S. (2022). Pemberdayaan Anak Yatim Melalui Pendayagunaan Dana ZIS (Zakat Infaq Sadaqah) Pada LAZ Washal.

Haris, M. (2019). Problematika Pemberdayaan Masyarakat Miskin. Jurnal At-Taghyir: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Desa, 2(1), 46–63.

Haris, M., Hendrayani, M., & Nurhijjah, H. (2023). PEMBERDAYAAN KELUARGA LANSIA MELALUI PROGRAM BINA KELUARGA LANSIA (BKL) DI KAMPAR. TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 1–8.

Haris, M., Putri, A., & Hendrayani, M. (2023). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA (UP2K). Dakwatul Islam, 8(1), 24–38.

Haryoko, S., & Dkk. (2020). Analisis Data Peneitian Kualitatif (Konsep, Teknik, & Prosedur Analisis. Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Muksin M.K. (2004). Menyayangi Dhuafa. Gema Insani Press.

Namirah Andra Dwina. (2022). Peran Pendayagunaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dalam Pemberdayaan Anak Yatim (Studi di Rumah Yatim Ar-Rahman Banda Aceh). 12–26.

Sarda, D. J. (2022). Strategi Pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) melalui Program Kampung Mandiri di Lembaga Amil Zakat Yatim Mandiri Semarang.

Published
2025-06-05
How to Cite
Hervrizal. (2025). OPTIMALISASI INFAQ DAN SHADAQAH UNTUK PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN ANAK YATIM. Dakwatul Islam, 9(2), 179 - 195. https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v9i2.1615