Penguatan Kecerdasan Teologis dan Teleologis Melalui Pendidikan

Pendekatan Filosofis-Normativitas

Authors

  • Satri Handayani Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru
  • Basori Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v4i1.2358

Keywords:

Kecerdasan Teologis, Teleologis, Pendidikan Islam, Filosofis-Normatif

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kecerdasan teologis dan teleologis dalam perspektif filosofis-normatif melalui pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman keagamaan yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga mampu menjawab berbagai dinamika dan tantangan kehidupan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis dan normatif, melalui pengkajian terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan konsep teologi, teleologi, filsafat pendidikan, serta nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan teologis berperan dalam membangun kesadaran manusia tentang keberadaan Tuhan, keteraturan alam, dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sedangkan kecerdasan teleologis membantu manusia memahami tujuan, makna, dan hikmah dari setiap ciptaan serta aktivitas kehidupan. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan kedua kecerdasan tersebut melalui pengembangan intelektual, spiritual, dan moral peserta didik. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa penguatan kecerdasan teologis dan teleologis dapat membentuk pribadi Muslim yang beriman, berpikir kritis, berorientasi pada tujuan hidup yang benar, serta mampu menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

References

Abdur Rachman Assegaf. Filsafat Pendidikan Islam: Paradigma Baru Pendidikan Hadhari Berbasis Integratif-Interkonektif. Jakarta: Raja Grafindo Graha, 2011.

Atma, Abi Akbar. “Kritik Iqbal Terhadap Argumen-Argumen Ketuhanan,” 2016.

Bakar, M. Yunus Abu. “Problematika Pendidikan Islam Di Indonesia.” Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 1 1, no. 1 (2015).

Bhayangkara, Chyntia Sami. “5 Kontroversi Pendeta Saifudin Ibrahim: Bahas Fisik 72 Bidadari Surga, Minta 300 Ayat Al-Quran Dihapus.” Suara.com, 2022.

Devi, Aulia Diana, and Seka Andrean. “Implementasi Pendekatan Teologis Normatif Dalam Pluralisme Beragama Di Indonesia.” Jurnal Studi Pendidikan Islam 4, no. 1 (2021): 60–73.

Fatoni, Malik. “Teologi Pendidikan : Studi Analisa Penguatan Dalam Karakteristik Pendidikan Islam.” Geneologi PAI 1, no. 1 (2016): 51–68.

Hanafi. Pengantar Teologi Islam. Jakarta: Husna Zikra, 1995.

Handayani, S., Neni, N., & Fathoni, S. (2025). Integration Of 21st Century Skills Into Islamic Religious Education Learning Methods. Journal Of Islamic Education, 13(2).

Helmi, Muhammad, and Sovia Rahmaniah. “Pandngan Filosofis Dan Teologis Tentang Hakikat Ilmu Pengetahuan Sebagai Landasan Pendidikan Islam.” Tarbiah Islam 10 (2020): 78–88.

Latif, Muhaemin. Perkembangan Teologi Modern. Makassar, 2020.

Mohammad Subhi, M. Hum Nurma Syelin Komala. “Argumen Ontologis , Kosmologis , Teleologis Dan Moral Tentang Eksistensi Tuhan” 1, no. 2 (2015): 1–13.

Muhmiidayeli. Filsafat Pendidikan. Pekanbaru: Refika Aditama, 2011.

Murzaki, Wildan. “Pemikiran Teleologi Badiuzzaman Sa’id Nursi,” 2021.

Pransiska, Toni. “Menakar Pendekatan Teologis-Normatif Dalam Memahami Agama Di Era Pluralitas Agama Di Indonesia.” Turãst: Jurnal Penelitian & Pengabdian 5, no. 1 (2017): 77–87. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/turast/article/view/360.

Rahayu, Y. N. Program Linier (Teori Dan Aplikasi). Bandung: Widina Bhakti Persada, 2020.

Sabli, Muhammad. “Aliran-Aliran Teologi Dalam Islam.” Nur El-Islam 2, no. 1 (2015): 105–12.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif Kualitatif, Kombinasi, R&D, Dan Penelitian Tindakan). Bandung, 2019.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Handayani, S., & Basori, B. (2026). Penguatan Kecerdasan Teologis dan Teleologis Melalui Pendidikan: Pendekatan Filosofis-Normativitas. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 4(1), 55–65. https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v4i1.2358