Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v3i2.1981Keywords:
Burnout, Social Support, EmployeesAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap Burnout (kejenuhan) pada karyawan PT Sewangi Sejati Luhur Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan total sampel 98 karyawan. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial memiliki 17 aitem valid dengan nilai rhitung berkisar dari 0,301 sampai 0,821, variabel Burnout memiliki 14 aitem valid dengan rhitung yang berkisar dari 0,389 sampai 0,745. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa pengaruh dukungan sosial terhadap Burnout (kejenuhan) pada karyawan PT Sewangi Sejati Luhur Tapung Hulu Kabupaten Kampar Angka Constant mempunyai arti bahwa jika tidak ada Dukungan Sosial (X) maka nilai konsistensi Burnout (Y) adalah sebesar 28,974. Koefisien regresi bernilai minus (-), sehingga dapat dikatakan bahwa Dukungan Sosial (X) berpengaruh negatif terhadap Burnout (Y). Burnout, tidak cukup hanya mengandalkan dukungan sosial, dukungan sosial hanya berpengaruh 2,4% sedangkan 97,6% sisanya dipengaruh oleh faktor lain seperti beban kerja,coping stres. Berdasarkan temuan ini, untuk mengatasi Burnout secara efektif, diperlukan pendekatan menyeluruh yang tidak hanya menekankan dukungan sosial, tetapi juga memperhatikan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan kesehatan mental.
References
Cahyadi, A. (2013). Konflik peran ganda perempuan menikah yang bekerja ditinjau dari dukungan sosial keluarga dan penyesuaian diri. Widya Warta, 36(02).
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310.dan Human Relation terhadap Stres Kerja Karyawan (Studi Kasus di PT. Hotel Candi Baru Semarang). Dinamika Sains, 10(23).
Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 20. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halbesleben, J. R. B., & Buckley, M. R. (2004). Burnout in organizational life. Journal of Management, 30(6), 859–879.
Halder, S., & Naidu, J. G. (2012). A Study on Employee Burnout in IT Sector. IJEMR, 2(7), 1–7.
Hasibuan, M. S. P. (2008). Manajemen sumber daya manusia.
Hayati, I., & Fitria, S. (2018). Pengaruh burnout terhadap kinerja karyawan pada BMT El-Munawar Medan. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 10(1), 50-65.
Indriani, D., & Sugiasih, I. (2016). Dukungan sosial dan konflik peran ganda terhadap kesejahteraan psikologis karyawati PT. SC Enterprises Semarang. Proyeksi, 11(1), 46–54.
Irwan. (2018). Etika dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: CV. Absolute Media.
Kabat-Zinn, J., & Clinic, U. of M. M. C. S. R. (1990). Full catastrophe living: Using the wisdom of your body and mind to face stress, pain, and illness. Delta.
Ladstätter, F., & Garrosa, E. (2008). Prediction of Burnout. An Artificial Neural Network Approach. Druck Diplomica® Verlag GmbH, Hamburg.
Lambert, L., D’Cruz, A., Schlatter, M., & Barron, F. (2016). Using physical activity to tackle depression: The neglected positive psychology intervention. Middle East Journal of Positive Psychology, 2, 42–60.
Lavrova, K., & Levin, A. (2006). Burnout syndrome: Prevention and management. Handbook for Workers of Harm Reduction Programs. Vilnius: Central and Eastern European Harm Reduction Network.
Lazarus, R. S. (1984). Stress, appraisal, and coping (Vol. 464). Springer.
Leiter, M. P., & Maslach, C. (1988). The impact of interpersonal environment on Burnout and organizational commitment. Journal of Organizational Behavior, 9(4), 297–308.
Leiter, M. P., & Maslach, C. (2003). Areas of worklife: A structured approach to organizational predictors of job Burnout. In Emotional and physiological processes and positive intervention strategies (pp. 91–134). Emerald Group Publishing Limited.
Likert, R. (1961). New patterns of measurement. McGraw Hill Book Company, Inc.
Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). The measurement of experienced Burnout. Journal of Organizational Behavior, 2(2), 99–113.
Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job Burnout. Annual Review of Psychology, 52(1), 397–422.
NIOSH. (2014). STRESS...At Work. DHHS (NIOSH) Publication No. 99–101. http://www.cdc.gov/niosh
Paramita, P. D., & Minarsih, M. M. (2012). Analisis Burnout, Budaya Organisasi pasangan dengan motivasi kerja pada karyawati di Rumah Sakit Abdul Pemerintah Indonesia Pusat. (2003). Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Rahmadita, I. (2013). Hubungan antara konflik peran ganda dan dukungan sosial Rivai-Berau. Jurnal Psikologi, 1(1), 58–68.
Rohman, T. N., Prihartanti, N., & Rosyid, H. F. (1997). Hubungan antara dukungan sosial dengan Burnout pada perawat putri di rumah sakit swasta. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 2(4), 51–60.
Rook, K. S. (1984). Research on social support, loneliness, and social isolation:
Rosyid, H. F. (1996). Burnout: Penghambat produktivitas yang perlu dicermati. Buletin Psikologi, 4(1), 19–25.
Schaufeli, W. B., & Buunk, B. P. (1996). Professional Burnout. Handbook of Work and Health Psychology, 1(1), 383–425.
Schaufeli, W., & Enzmann, D. (2020). The Burnout companion to study and practice: A critical analysis. CRC press.
Spatola, B. (2014). Statistics and facts about stress and Burnout. https://www.statista.com/topics/2099/stressandBurnout/Spector, P. E. (2008). Industrial and Organizational Psychology. Hokoben: John Wiley & Sons.
Subri, M. (2003). Ekonomi sumber daya manusia. Divisi Buku Perguruan Tinggi, Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhita. (2005). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Minat Berwiraswasta Dengan Kecenderungan Post-Power Syndrome Pada Purnawirawan TNI Dan POLRI. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Taylor, S. E. (2011). Social support: A review. The Oxford Handbook of Health Psychology, 1, 189–214.
Taylor, S. E. (2015). Health Psychology. McGraw Hill Education. Toward an integration. Review of Personality & Social Psychology.
Wistarini, N., & Marheni, A. (2019). Peran dukungan sosial keluarga dan efikasi diri terhadap stres akademik mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eva Yuliza, Willytiyo Kurniawan, Hervrizal, Siska Elvina Hasibuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








