PEMIKIRAN KHALIFAH UMAR IBN KHATTAB TENTANG EKONOMI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI UMMAT DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.46781/ar-ribhu.v5i1.649Keywords:
Baitul mal, Dewan Ekonomi, JizyahAbstract
Islam adalah agama yang sempurna, keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat dapat diraih ketika umat manusia memahami dan mematuhi segala ajarannya. Masyarakat yang madani Baldatun Thayyiban wa rabbul ghafur telah pernah ada dimasa Rasulullah dan para sahabatnya. Kiranya ketika ummat sekarang ingin mempunyai peri kehidupan yang baik, maka solusinya adalah kembali kepada Islam dan ajaran yang ada didalamnya, bukan sebaliknya membelakangi Islam. Kehidupan dimasa Rasulullah dan para sahabatnya seperti masa Umar ra, telah banyak mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang rabbani yang menghantarkan kepada keselamatan. Beberapa pemikiran dan kebijakan Umar ra yang perlu diteladani diantaranya: sifat Umar ra yang amanah terhadap harta negara, membentuk Baitul Mal, membentuk dewan ekonomi dan dokumen-dokumen negara, membenahi sistem pemungutan jizyah, membangun perekonomian dengan nilai-nilai musyawarah, taqwa, berakhlak mulia, otonom dari penguasa, fleksibel, punya acuan yang jelas dan melakukan pengawasan yang ketat untuk menghindari penyelewengan.
