ANALISIS KEBUTUHAN INSTRUMEN PENILAIAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANAK USIA DINI DALAM BENTUK DIGITAL

Authors

  • Shofia Adha Lubis UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Lina Amelia UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Khairunnisa Cibro UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Mutiara UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Marlisa UIN Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v8i2.1973

Keywords:

Multiple Intellegences , Instrumen Penilaian Digital, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan terhadap pengembangan instrumen penilaian Multiple Intelligences berbasis digital pada pendidikan anak usia dini di RA Takrimah, Kabupaten Aceh Besar. Latar belakang penelitian ini adalah keterbatasan instrumen konvensional dalam menangkap potensi kecerdasan majemuk anak secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman terhadap Teori Multiple Intelligences namun mengalami kesulitan dalam menerapkan penilaian karena belum tersedia sistem digital yang mampu merekam perkembangan anak secara real-time dan terintegrasi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen digital Multiple Intellegences yang mudah digunakan, menarik bagi anak serta kompatibel dengan karakteristik pembelajaran di PAUD. Hasil analisis kebutuhan ini menjadi fondasi penting dalam merancang asesmen digital yang holistik, kontekstual dan berbasis pada realitas praktik guru di lapangan.

References

Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (2012). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation. Praeger.

Firdausyi, D. (2022). Tantangan Penilaian Kecerdasan Majemuk di PAUD: Tinjauan Teoritis dan Praktis. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 22–31.

Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.

.Ji, H. (2025). A Practical Study on Enhancing the Learning Efficiency of Basic Photoshop Skills Among Secondary Vocational School Students Through AI Tools. Journal of Modern Educational Theory and Practice.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications

Ncube, P. D. N., Dzvapatsva, G. P., Matobobo, C., & Ranga, M. M. (2026). Redefining Student Assessment in AI-Infused Learning Environments: A Systematic Review. AI and Ethics.

Nisrofah, S. (2024). Pendekatan Multiple Intelligences dalam Kurikulum PAUD di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 110–123.

Norhapizah, N., & Ayu, R. (2021). Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Asesmen Digital untuk PAUD. Jurnal Teknologi Pendidikan Anak, 5(1), 35–48.

Norhapizah, N., & Ayu, R. (2021). Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Asesmen Digital untuk PAUD. Jurnal Teknologi Pendidikan Anak, 5(1), 35–48.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Alfabeta.

Sujiono, Y. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. PT Indeks.

Tsiaras, E., & Tampekis, S. (2026). Integrating AI in Energy Efficiency, Natural Hazards and Ecological Resilience: A Python Case Study. Engineering Science & Technology.

Valero, S., Miguel, A., Blazquez-Folch, J., & Calm, B. (2025). The COMFORTage Project: Study Protocol for the Integration of Multiple Sources Towards Personalised Preventions. Frontiers in Digital Health.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Lubis, S. A., Amelia, L., Cibro, K., Mutiara, & Marlisa. (2026). ANALISIS KEBUTUHAN INSTRUMEN PENILAIAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANAK USIA DINI DALAM BENTUK DIGITAL. Al-Abyadh, 8(2), 67–75. https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v8i2.1973