Dakwatul Islam
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam
<p><strong>DAKWATUL ISLAM</strong>: Scientific journal of publication <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20211130001596015" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN:2828-5484</a> | <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1490247563" target="_blank" rel="noopener">P-ISSN: 2581-0987</a> is an open access journal published twice a year, namely in June and December by the Diniyah Islamic College of Pekanbaru through the Institute for Research and Community Service department. Open access means that it can be accessed at any time by anyone for free without the need to subscribe. This open access is expected to increase readability and increase author citations to develop knowledge. This journal is a medium of scientific communication between lecturers, experts, practitioners, students and others who are interested in the study of community development.</p> <p>The purpose of Dakwatul Islam in this journal is academic. This journal examines dakwah bil-hal empirically, namely various community development activities in the form of change, empowerment, strengthening and capacity building that lead to a better life. Articles published are not normative in nature but this journal will publish articles that examine the phenomenon of community development carried out by the community/ facilitators as it is.</p> <p>The Journal of Dakwatul Islam publishes scientific works resulting from library research and field research which are useful for developing concepts and theories of community development covering the fields of Islamic da'wah, Social and Culture, human Resource development, development of Economic Resources and Development of Environmental Resources. In each published volume, the articles published in this journal are scientific studies of social problems or phenomena that develop in society. The results are in the form of original ideas as well as a summary of research results which are set forth in two languages, namely Indonesian and English, so that anyone can understand and understand. The published manuscripts are original and have never been published with a maximum similarity check of 25%.</p> <p> </p>Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaruen-USDakwatul Islam2581-0987MANAJEMEN KOMUNIKASI PENGURUS BKM DALAM OPTIMALISASI FUNGSI MASJID AGUNG TERHADAP MASYARAKAT
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1793
Abstrak Tujuan Peneltian memberikan kontribusi agar masyarakat paham fungsi masjid sesuai dengan kedudukannya. Metode penelitiaan ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), penelitian yang mengumpulkan data dari lapangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokementasi. Sumber data lain juga diperoleh dari dokumen lainnya yang terkait. Data dianalisis secara induksi melalui reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, analisis dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian Pengurus BKM Masjid Agung di Tapanuli bagian selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan baik bidang keagamaan yaitu pengajian rutin dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam seminggu oleh ibu majelis taklim dan kegiatan Ramadhan yaitu buka bersama, shalat tarawih tadarus dan Pelatihan Manasik Haji, sedangkan bidang sosial yaitu santunan anak yatim sebanyak 50 orang. Melalui kegiatan manajemen komunikasi Pengurus BKM Masjid Agung sudah melaksanakan tugas dengan baik, namun perlu konsistensi dan terus meningkatkan kemampuan diri dalam menyampaikan kegiatan secara media online. Pengurus Masjid Agung menggunakan media informasi instagram dan youtube. Masyarakat lebih mudah mengetahui informasi perkembangan program Masjid Agung yang dilaksanakan. Kata Kunci: Manajemen Komunikasi; Masjid Agung; Tapanuli Bagian Selatan. Abstract The aim of the research is to contribute to the community understanding the function of mosques according to their position. This research method uses descriptive qualitative research and this type of research is field research, research that collects data from the field. Data collection methods were carried out by means of observation, interviews and documentation. Other data sources are also obtained from other related documents. Data were analyzed inductively through data reduction, data classification, data presentation, analysis and drawing conclusions. Research Results: The BKM Management of the Great Mosque in the southern part of Tapanuli has carried out various activities both in the religious sector, namely routine recitations carried out 3 times a week by the taklim assembly ladies and Ramadhan activities, namely fasting together, tarawih tadarus prayers and Hajj Manasik Training, while in the social sector, namely compensation 50 orphans. Through communication management activities, the BKM Grand Mosque Management has carried out their duties well, but they need to be consistent and continue to improve their abilities in conveying activities via online media. The Great Mosque management uses the information media Instagram and YouTube. It is easier for the public to find out information about developments in the Grand Mosque program being implemented. Keywords: Communication Management; Grand Mosque; Southern Tapanuli. tua dalimuntheSholeh FikriAnas Habibi Ritonga
Copyright (c) 2025 Tua Dalimunthe
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-1310112110.46781/dakwatulislam.v10i1.1793POLA KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA DALAM PEMBINAAN KELUARGA
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1860
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang digunakan oleh penyuluh agama Islam dalam pembinaan keluarga bermasalah di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri atas empat penyuluh agama Islam dan empat staf pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola komunikasi utama yang diterapkan, yaitu: (1) komunikasi langsung melalui tatap muka untuk memberikan nasihat dan solusi secara jelas; (2) komunikasi tidak langsung melalui pendekatan persuasif dan empatik agar keluarga lebih terbuka; dan (3) komunikasi advokatif dengan peran penyuluh sebagai mediator netral dalam penyelesaian konflik. Penerapan pola komunikasi tersebut terbukti mampu meningkatkan kesadaran keagamaan keluarga, memperkuat hubungan emosional antar anggota keluarga, serta membantu penyelesaian konflik secara lebih efektif dan bijaksana. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Penyuluh Agama Islam, Pembinaan Keluarga, Keluarga Bermasalah. Abstract This study aims to analyze the communication patterns used by Islamic religious instructors in guiding problematic families in Tambusai District, Rokan Hulu Regency. This research employs a qualitative approach with a descriptive method, involving four Islamic religious instructors and four supporting staff as research subjects. Data were collected through observation, unstructured interviews, and documentation, and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal three main communication patterns applied in the guidance process: (1) direct communication through face-to-face interaction to provide clear advice and solutions; (2) indirect communication using persuasive and empathetic approaches to encourage openness among family members; and (3) advocative communication in which the instructor acts as a neutral mediator in resolving family conflicts. The application of these communication patterns effectively enhances religious awareness, strengthens emotional relationships within the family, and supports wise and effective conflict resolution. Keywords: Communication Patterns, Islamic Religious Counselors, Family Guidance, Troubled Families. Diana
Copyright (c) 2025 Diana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-13101223410.46781/dakwatulislam.v10i1.1860MINAT MAHASISWA KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KARIER SEBAGAI TENAGA HUMAS
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1870
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya minat mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) untuk mengembangkan karier sebagai tenaga humas, meskipun kompetensi kehumasan termasuk profil lulusan prodi. Penelitian bertujuan menggambarkan minat mahasiswa terhadap profesi humas, menilai persiapan karier dan kesiapan kompetensi, menganalisis kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung profesi humas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 20 mahasiswa KPI angkatan 2017–2018 dan tiga dosen. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, diperkuat triangulasi. Hasil menunjukkan minat mahasiswa tergolong sedang, dengan sebagian memiliki ketertarikan awal namun belum berorientasi jangka panjang. Kegiatan pendukung profesi humas meliputi mata kuliah Public Relations, Press Release, Jurnalistik, serta praktik PDL dan kehumasan, namun kompetensi teknis dan non-teknis masih kurang. Faktor penghambat utama adalah keterbatasan fasilitas, minim praktik lapangan, dan orientasi karier mahasiswa, sementara faktor pendukung meliputi mata kuliah relevan dan dukungan dosen. Penelitian merekomendasikan penguatan kurikulum, praktik kehumasan, dan fasilitas pendukung. Kata Kunci: Minat, Mahasiswa, Tenaga Humas. Abstract This study is motivated by the low interest of students in the Islamic Broadcasting Communication (KPI) Study Program at the Faculty of Da'wah and Communication Science (FDIK) in pursuing a career as public relations professionals, despite PR competence being part of the program’s graduate profile. The study aims to describe students’ interest in the PR profession, assess their career preparation and competency readiness, analyze academic and non-academic activities supporting the PR profession, and identify supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative approach was employed using in-depth interviews, observations, and documentation. Informants consisted of 20 KPI students from the 2017–2018 cohorts and three lecturers. Data analysis involved data reduction, presentation, and conclusion drawing, strengthened by triangulation. Results indicate that students’ interest is moderate, with some showing initial enthusiasm but lacking long-term career orientation. Activities supporting PR include courses on Public Relations, Press Release, Journalism, and practical PR exercises. Competency gaps remain in technical and non-technical skills. Main inhibitors are limited facilities, minimal field practice, and career focus, while supporting factors include relevant courses and lecturer support. Recommendations include enhancing the curriculum, increasing PR practice, and providing better facilities. Keywords: Interest, Students, Public Relations Officer erwin efendiMohd. RafiqMaslina Daulay
Copyright (c) 2025 Erwin Efendi, Mohd. Rafiq, Maslina Daulay
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-13101354810.46781/dakwatulislam.v10i1.1870PROBLEMATIKA KOMUNIKASI DAKWAH DALAM GERAKAN HIJRAH REMAJA
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1873
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganilisis problematika komunikasi dakwah dalam gerakan hijrah remaja di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak serta memahami factor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penyampaian pesan dakwah dikalangan generasi muda. Fenomena gerakan hijrah yang berkembang pesat dikalangan remaja mencerminkan adanya semangat spiritual baru, namun seringkali dihapkan pada tantangan komunikasi, seperti perbedaan persepsi, pemahaman agama yang parsial, serta pengaruh media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui obervasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melalui tahap resukdi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem utama komunikasi dakwah dalam gerakan hijrah di Tualang terletak pada kurangnya kemampuan da’I dalam memahami psikologi remaja, penggunaan media sosial dakwah yang belum efektif dan kadang menimbulkan salah tafsir, lemahnya pembinaan lanjutan setelah kegiatan dakwah. Upaya solutif yang dilakukan dengan peningkatan kapasitas da’I muda, pendekatan dakwah berbasis komunitas, serta pemanfaatan media digital serta kreatif dan edukatif. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi dakwah kontemporer serta menjadi rujukan bagi pengembangan strategi dakwah remaja di era digital. Kata kunci: Komunikasi dakwah, gerakan hijrah, remaja Abstract This study aims to identify and analyze the problems of da'wah communication in the youth hijrah movement in Tualang District, Siak Regency and to understand the factors that influence the effectiveness of delivering da'wah messages among the younger generation. The phenomenon of the hijrah movement that is growing rapidly among teenagers reflects a new spiritual spirit, but is often faced with communication challenges, such as differences in perception, partial understanding of religion, and the influence of sosial media. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through the stages of data collection, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the main problems of da'wah communication in the hijrah movement in Tualang lie in the lack of ability of da'i in understanding adolescent psychology, the use of sosial media da'wah that is not yet effective and sometimes leads to misinterpretation, weak follow-up guidance after da'wah activities. Solution efforts are carried out by increasing the capacity of young da'i, a community-based da'wah approach, and the use of digital media that is creative and educational. This research is expected to enrich the study of contemporary Islamic missionary communication and serve as a reference for developing Islamic missionary strategies for youth in the digital era. Keywords: Islamic missionary communication, hijrah movement, youth bdtu123 mrpng123Yeni Yasyah SinagaCanra Krisna Jaya
Copyright (c) 2025 Yeni Yasyah Sinaga, Canra Krisna Jaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-13101496610.46781/dakwatulislam.v10i1.1873SINERGI MANAJEMEN ZAKAT DAN DANA HAJI UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1876
Abstrak Pengelolaan zakat dan dana haji memiliki potensi strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Zakat sebagai instrumen distribusi kekayaan berperan dalam pengentasan kemiskinan, sedangkan dana haji sebagai dana umat yang dikelola negara memiliki potensi pengembangan ekonomi melalui investasi yang produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model sinergi antara manajemen zakat dan dana haji dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat melalui integrasi program pemberdayaan yang berkelanjutan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan kajian literatur, analisis regulasi, dan praktik implementasi pada lembaga terkait seperti BAZNAS dan BPKH. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara zakat dan dana haji dapat diwujudkan melalui kolaborasi program pemberdayaan ekonomi berbasis kewirausahaan, peningkatan kapasitas mustahik, serta investasi produktif yang sesuai prinsip syariah. Sinergi tersebut berpotensi meningkatkan efektivitas pendayagunaan dana umat, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan mendukung pembangunan ekonomi syariah nasional. Namun, optimalisasi sinergi memerlukan harmonisasi regulasi, tata kelola integratif, serta penguatan literasi ekonomi syariah di masyarakat. Kata Kunci: Zakat, Dana Haji, Sinergi, Pemberdayaan Ekonomi Umat Abstract The management of zakat and hajj funds holds strategic potential in supporting the economic empowerment of Muslim communities in Indonesia. Zakat, as a wealth redistribution instrument, plays a significant role in poverty alleviation, while hajj funds, managed by the state, serve as a productive investment source for the development of the Islamic economy. This study aims to analyze a synergy model between zakat and hajj fund management to enhance community welfare through sustainable empowerment programs. A qualitative approach was employed through literature reviews, regulatory analysis, and examination of implementation practices in relevant institutions such as BAZNAS and BPKH. The findings indicate that synergy between zakat and hajj funds can be realized through collaborative economic empowerment programs based on entrepreneurship, capacity building for mustahik, and sharia-compliant productive investments. This synergy has the potential to improve the effectiveness of Islamic social fund utilization, strengthen community economic independence, and support national Islamic economic development. However, optimizing the synergy requires regulatory harmonization, integrated governance, and strengthening Islamic economic literacy within society. Keywords: Zakat, Hajj Funds, Synergy, Economic Empowerment Agus Salim Lubis
Copyright (c) 2025 Agus Salim Lubis
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-12-132025-12-13101678410.46781/dakwatulislam.v10i1.1876PENDAYAGUNAAN ZAKAT PRODUKTIF: PROGRAM DAN IMPLEMENTASI LEMBAGA AMIL ZAKAT DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
https://ojs.diniyah.ac.id/index.php/DakwatulIslam/article/view/1791
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program dan impelementasi pendayagunaan zakat produktif LAZnas PHR South Area terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh LAZnas PHR South Area dalam mengimplementasikan program pendayagunaan zakat produktif terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif analisis. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Manager Operasional LAZnas PHR, Supervisor, Fasilitator Program dan Mustahik. Proses menganalisa data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, program-program LAZnas PHR lebih dominan dalam program produktif daripada program konsumtif. Program ekonomi produktif dan sarana air bersih dilakukan melalui pendampingan dan pembinaan kelompok usaha. Kendala yang dihadapi adalah tingkat mental kewirausahaan mustahik yang rendah dan kemampuan fasilitator lapangan dalam memberikan pembinaan. Kata Kunci: Program, Implementasi, Zakat Produktif, Kesejahteraan Masyarakat Abstract This research aims to determine the program and implementation of the productive zakat utilization of LAZnas PHR South Area towards the welfare of the community in Riau Province. This research also aims to determine the obstacles faced by LAZnas PHR South Area in implementing a productive zakat utilization program for community welfare in Riau Province. The method used in this research is a qualitative research method with a descriptive analysis research approach. The technique for determining informants uses purposive and snowball sampling techniques. The informants in this research consisted of the LAZnas PHR Operations Manager, Supervisor, Program Facilitator and Mustahik. The process of analyzing data is carried out through observation, interviews and documentation. The research results show that LAZnas PHR programs are more dominant in productive programs than in consumptive programs. Productive economic programs and clean water facilities are carried out through mentoring and coaching business groups. The obstacles faced were the mustahik's low entrepreneurial mental level and the ability of field facilitators to provide guidance. Keywords: Program, Implementation, Productive Zakat, Community Welfare Wahyu Rizky ParmandaSarwanMuhammad Fauzi
Copyright (c) 2025 Wahyu Rizky Parmanda, Sarwan, Muhammad Fauzi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-172026-01-171018510410.46781/dakwatulislam.v10i1.1791